Khamis, 22 April 2010

TERNAKAN IKAN KELI

1- Pemilihan tank atau kolam yang sesuai


- Ikan keli boleh diternak dengan pelbagai cara antaranya dengan:
               Polymer tank


 Sangkar




 kanvas





2- System penapisan dan pembersihan air yang sesuai

• Pemilihan dan kajian mengenai system panapisan dan permbersihan air adalah penting untuk memastikan kualiti air, bau kolam ternakan, dan penjimatan air. Ini dapat mengurangkan jangkitan ikan, air yang bersih, dan gangguan bau sekitar. Penghasilan benih dan hasil yang baik dapat dijalankan dengan sempurna


3- Mengetahui serba sedikit hal perihal spesies, sejarah, habitat asal, pembiakan dan lain2.




• Spesies ikan keli

Clarias agboyiensis Sydenham, 1980. Menyebar di Afrika Barat, dari Ghana hingga Nigeria.

Clarias albopunctatus Nichols & La Monte, 1953. Menyebar di Danau Chad, Sungai Kongo bagian tengah dan Sungai Benue, Afrika

Clarias alluaudi Boulenger, 1906. Afrika (Danau-danau Victoria, Kyoga, Edward, Rukwa dan Tanganyika)

Clarias anfractus Ng, 1999.[8] Endemik di Sabah: di sekitar Sungai Segama dan Sungai Kalabakan.

Clarias angolensis Steindachner, 1866. Bagian tengah dan hilir Sungai Kongo.

Clarias anguillaris (Linnaeus, 1758). Afrika: Nigeria, Benoue, Zambia, Senegal bawah serta bagian tengah dan hilir Sungai Nil; Chad; sungai-sungai di pesisir Benin, Togo, Ghana dan Pantai Gading; dan populasi terpencil di Mauritania dan Aljazair selatan.





Clarias batrachus

Clarias batrachus (Linnaeus, 1758). Lele kampung. Menyebar di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Clarias batu Lim & Ng, 1999.[2] Lele batu. Endemik di Pulau Tioman, Malaysia.

Clarias brachysoma Günther, 1864. Endemik di Srilanka.

Clarias buettikoferi Steindachner, 1894. Afrika: Sungai Comoe, Pantai Gading, hingga Guinea Bissau.

Clarias buthupogon Sauvage, 1879. Afrika: Sungai-sungai pesisir, dari Nigeria hingga sistem Sungai Kongo.

Clarias camerunensis Lönnberg, 1895. Afrika: Sungai-sungai pesisir Togo, hingga sistem Sungai Kongo tengah dan hilir.

Clarias cataractus (Fowler, 1939). Thailand, di Semenanjung Malaya, dan mungkin juga Kamboja.

Clarias cavernicola Trewavas, 1936. Lele gua Afrika Gua-gua di Afrika barat daya.

Clarias dayi Hora, 1936. Terbatas di sekitar Tamil Nadu, India.

Clarias dhonti (Boulenger, 1920). Terbatas di Sungai Niemba, Republik Demokratik Kongo.

Clarias dialonensis Daget, 1962. Afrika: Guinea, dan sungai-sungai di pesisir Sierra Leone.

Clarias dumerilii Steindachner, 1866. Afrika: hulu dan bagian tengah sistem Sungai Kongo dan Luapula.

Clarias dussumieri Valenciennes, 1840. Asia Selatan.

Clarias ebriensis Pellegrin, 1920. Afrika: Sungai-sungai pesisir dan laguna di Nigeria hingga Pantai Gading.

Clarias engelseni (Johnsen, 1926). Afrika: Sudan.

Clarias falconeri Lydekker, 1886. India (telah punah).

Clarias fuscus (La Cepède, 1803). Asia: Jepang; Taiwan, dan Cina selatan; Laos timur laut, serta Vietnam utara.

Clarias gabonensis Günther, 1867. Afrika: sistem Sungai Kongo tengah dan hilir.





Lele dumbo yang masih kecil

Clarias gariepinus (Burchell, 1822). Lele dumbo. Menyebar luas di Afrika dan Asia Kecil, kini diternakkan di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Clarias hilli Fowler, 1936. Afrika: sistem Sungai Kongo bagian tengah dan Danau Albert.

Clarias insolitus Ng, 2003.[3] Endemik di aliran Sungai Barito, Kalimantan.

Clarias intermedius Teugels, Sudarto & Pouyaud, 2001.[9] Endemik di Kalimantan Tengah, di antara Sampit dengan Sungai Barito.

Clarias jaensis Boulenger, 1909. Afrika: Nigeria tenggara, Kamerun selatan dan Gabon.

Clarias kapuasensis Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2003.[10] Endemik di Kalimantan Barat, di sekitar aliran Sungai Melawi dan Kapuas.

Clarias laeviceps Gill, 1862. Afrika: dari Sungai Saint Pauls, Liberia, hingga sistem Sungai Volta, Ghana.

Clarias lamottei Daget & Planquette, 1967. Afrika: terbatas di aliran Sungai Nzi, Pantai Gading.

Clarias leiacanthus Bleeker, 1851. Endemik di Kalimantan Barat, di aliran Sungai Kapuas.

Clarias liocephalus Boulenger, 1898. Afrika: danau-danau Victoria, Edward, George, Kivu, Tanganyika, Malawi serta danau-danau kecil di Uganda dan Rwanda; lembah Danau Rukwa; sistem-sistem sungai Kagera, Malagarazi, Ruzizi, Tana, dan Bangweulu-Moero.

Clarias longior Boulenger, 1907. Afrika: Kamerun bagian selatan.

Clarias maclareni Trewavas, 1962. Afrika: terbatas di Kamerun barat laut.

Clarias macrocephalus Günther, 1864. Lele kepala-lebar Asia Tenggara: Indocina di lembah Sungai Mekong dan Chao Phraya, serta di Filipina.

Clarias macromystax Günther, 1864. Afrika: Sungai Oueme, Benin, hingga ke sistem Sungai Niger dan Benue.

Clarias meladerma Bleeker, 1846. Wiru, wais, ikan duri, atau lele hitam. Asia Tenggara: lembah Sungai Mekong, Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Filipina.

Clarias microstomus Ng, 2001.[11] Endemik di Kalimantan Timur, di sekitar aliran Sungai Mahakam dan Kayan.

Clarias ngamensis Castelnau, 1861. Afrika: sungai-sungai Quanza, Cunene, Okavango, Chobe, Zambezi, Lualaba hulu, Luapula, Pungwe, Buzi, Save, Limpopo, Incomati, Pongolo hilir, dan Sabi hilir; serta danau-danau Ngami, Moero, Bangweulu, dan Malawi.

Clarias nieuhofii Valenciennes, 1840. Limbat, lembat. Asia: Sumatra, Kalimantan, India, Filipina, Thailand, dan pesisir Kamboja, serta kemungkinan di sisi Pegunungan Cardamom di arah Sungai Mekong.

Clarias nigricans Ng, 2003.[12] Endemik di Kalimantan Timur, di sekitar aliran Sungai Mahakam.

Clarias nigromarmoratus Poll, 1967. Afrika: terbatas di bagian tengah sistem Sungai Kongo.

Clarias olivaceus Fowler, 1904. Endemik di Sumatera Barat, di sungai-sungai dataran tinggi.

Clarias pachynema Boulenger, 1903. Afrika: sungai-sungai pesisir Kamerun selatan, sistem Sungai Oowe dan bagian tengah sistem Sungai Kongo.

Clarias planiceps Ng, 1999.[8] Lele kepala-pipih. Endemik Kalimantan: hulu Sungai Rajang dan Kapuas, Kalbar, serta Sungai Kayan, Kaltim.

Clarias platycephalus Boulenger, 1902. Afrika: sistem Sungai Kongo tengah dan hilir.

Clarias pseudoleiacanthus Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2003.[10] Endemik Kalimantan.

Clarias pseudonieuhofii Sudarto, Teugels & Pouyaud, 2004.[4] Endemik Kalimantan Barat, pada sistem Sungai Kapuas bagian hulu.

Clarias salae Hubrecht, 1881. Afrika: sistem Sungai Konkoure, Guinea, hingga Sungai Cavally, Pantai Gading.

Clarias stappersii Boulenger, 1915. Lele berbintik. Afrika: sistem Sungai Luapula-Moero, Sungai Kafue, hulu Sungai Zambezi dan Sungai Cunene.

Clarias submarginatus Peters, 1882. Afrika: terbatas di Sungai Kribi dan Lobi, Kamerun selatan.

Clarias sulcatus Ng, 2004.[13] Endemik di Pulau Redang, Malaysia.

Clarias teijsmanni Bleeker, 1857. Lele kembang. Menyebar di sekitar aliran Sungai Kapuas, Kalbar, dan Jawa.

Clarias theodorae Weber, 1897. Afrika: sungai-sungai Zambezi, Kafue, Shire, hulu Kongo, Chobe, Okavango, Cunene, Pungwe, Sabi, Lundi, Limpopo, Incomati, Pongola, Umgeni; serta danau-danau Tanganyika, Bangweulu Kobo, Niumbe, Mweru, Malawi, dan Sibaya.

Clarias werneri Boulenger, 1906. Afrika: danau-danau Victoria, Kioga, Edward, dan Tanganyika; serta daerah


• Sejarah dan kepercayaan


 Bagi sesetengah tempat khususnya di Hilir Perak dan Kampung Gajah, Perak, ikan keli tidak dimakan atau kurang dimakan kerana kepercayaan 'kuno' ikan keli berasal daripada berudu, iaitu anak katak.

 Jika orang mati lemas di Sungai Perak, mayat yang hanyut dan telah reput itu biasanya dimakan oleh ikan keli. Mereka menjumpai dalam mayat tersebut beberapa ekor ikan keli. Mungkin kerana cerita-cerita sebegini, ikan keli 'kurang digemari' di Hilir Perak dan Kampung Gajah, Perak.

 Sebaliknya di Semenyih, Selangor, ikan keli menjadi hidangan istimewa dalam kenduri keluarga.



• Habitat asal

Bagi ikan keli adalah tidak terlalu merumitkan dalam hal menyediakan habitat. Habitat asal keli adalah paya, Ada juga yang berhabitatkan sungai, sawah padi dan tasek(mengikut jenis)



• Pembiakan

o Secare semula jadi

o Secare permanian beradas

o Suntikan hormon















4- Jangan campur ikan lain
     - Ikan keli adalah ikan pelahap yang akan memakan sepesies ikan lain kecuali ikan yang lebih agresif.

5- Bakal penternak juga perlu memastikan tidak menyampurkan ikan berpenyakit, bakal berjangkit

6- Jangan menggunakan air yang diketahui memiliki kualiti air rendah ikan mudah mati


7- Rawatan dan ubatan untuk ikan sakit perlu dikaji dan mestilah yang sesuai dengan spesies keli
ANAK LELE JUMBO

Clarias batrachus

 

IKAN KELAH

IKAN kelah bukan sahaja terkenal kerana keenakan rasa dagingnya yang mempunyai tekstur yang halus malah ia sangat kuat melawan sekiranya terkena mata pancing.

Justeru, kombinasi semangat juangnya yang tinggi apabila terkena mata kail serta isinya yang sedap menjadikannya buruan kaki pancing dan peminat ikan air tawar.
Akibat tekanan penangkapan yang melampau dan permintaan yang tinggi di pasaran ia kini diancam kepupusan.
Dikenali sebagai 'King of the River', kelah merupakan ikan yang hanya dijumpai di Asia seperti di India, Thailand, Malaysia dan Indonesia.
Terdapat lebih daripada 19 spesies kelah yang terdapat di dunia dan di Malaysia hanya terdapat tiga spesies.
Kebanyakan ikan kelah yang dijumpai di Malaysia ialah kelah merah.
Menurut Ketua Pusat Pengembangan Akuakultur (PPA) Perlok, Jabatan Perikanan Pahang, Muhamad Hatta Mahmud, habitat semula jadi ikan kelah adalah di hulu sungai yang lebih 500 meter dari paras laut.
''Secara logiknya, ikan kelah adalah ikan yang lasak dan lincah berenang kerana ia hidup di celah-celah batu yang mempunyai air yang laju.
''Ikan kelah ini boleh membesar sehingga lebih daripada 50 kilogram (kg) dan dikenali kerana memiliki bibir dan mulut yang besar," katanya ketika ditemui pemberita di pusat tersebut.
Selain itu, ikan kelah mempunyai garisan lateral (tengah) yang jelas dilihat di tengah-tengah bahagian badan dan juga mempunyai sisik yang besar dan cantik.
Jumlah sisik di bahagian garisan lateral (tengah) ikan dewasa kebiasaannya adalah antara 20 hingga 30 keping.
Ikan kelah juga mempunyai beberapa sirip seperti pektoral, pelvik, dorsal, anal dan sirip kaudal (ekor).
Perbezaan ikan kelah dengan ikan lain ialah ia mempunyai lebihan daging di bawah dagunya.
Ikan kelah betina bertelur sepanjang tahun dan mengeluarkan telur pada musim selepas hujan di celah-celah batu atau lopak air di sekitar kawasan sungai.
Kebiasaannya ia akan mengeluarkan telur secara sedikit-sedikit mengikut kematangan telur berbanding dengan ikan lain yang mengeluarkan telur secara sekali gus.

sedutan akhbar utusan 21 april 2010

USFDA periksa produk ikan akuakultur

USFDA periksa produk ikan akuakultur


KUALA LUMPUR 21 April - Pentadbiran Makanan dan Ubat-ubatan Amerika Syarikat (USFDA) akan mengadakan pemeriksaan bagi menilai status kepatuhan produk hasilan ikan akuakultur terhadap keperluan USFDA oleh pengeksport di Malaysia ke Amerika Syarikat (AS).
Menteri Perdagangan Antarabangsa dan Industri, Datuk Seri Mustapa Mohamed berkata, pemeriksaan itu akan diadakan pada 19 hingga 30 Julai ini.
Menurutnya, misi itu adalah untuk meningkatkan kefahaman dan menilai sistem pengawalan penggunaan antibiotik dan bahan kimia ke atas hasilan ikan akuakultur di negara ini.
''Di samping itu, pihak USFDA juga ingin menilai sistem kawalan keselamatan makanan yang diamalkan oleh Malaysia bagi memastikan hasilan ikan yang dieksport ke AS adalah selamat,'' katanya dalam kenyataan akhbar di sini hari ini.
Tambahnya, misi itu turut melibatkan pemeriksaan ke atas kemudahan di sepanjang rantaian pengeluaran hasilan ikan akuakultur untuk pasaran AS.
''Ia adalah premis pemprosesan ikan, ladang akuakultur pedagang atau orang tengah, peruncit dan pemborong bekalan dadah veterinar dan makanan haiwan yang digunakan di ladang.
''Kesemua pengeksport hasilan ikan akuakultur ke AS perlu mematuhi keperluan USFDA di sepanjang rantaian pengeluaran bagi mengekalkan pasaran sedia ada di samping memperolehi pasaran baru di AS,'' katanya.
Menurut Mustapa, pasaran eksport hasilan ikan Malaysia ke AS adalah bernilai RM439.9 juta pada tahun lalu dan RM680.9 juta pada 2008 lalu.
''Bagi membantu pematuhan terhadap keperluan AS, kesemua pengeksport hasilan ikan yang belum mendaftar digesa mendaftar dengan Kementerian Kesihatan iaitu di bawah Bahagian Keselamatan dan Kualiti Makanan,'' katanya.
Menurutnya, pendaftaran boleh dilakukan dengan melengkapkan borang I/EE/US-1-09 yang boleh dimuat turun dari laman web http://fsq.moh.gov.my.

Untuk maklumat lanjut orang ramai diminta menghubungi Bahagian Keselamatan dan Kualiti Makanan di talian 03-88833558 atau 88833505.

sedutan akhbar utusan 21 april 2010

Pengenalan


IKAN KELI

Ikan Keli adalah ikan air tawar yang banyak terdapat di negara-negara asean, khususnya di Malaysia. Di sesetengah tempat khususnya di Selangor, ikan keli disebut sebagai "ikan semilang". Bagi orang Perak, ikan semilang hanya hidup dilaut.
Ikan keli boleh didapati di kebanyakan sawah padi, contohnya di Pahang, di Paya Pahang Tua, Mambang, Ganchong dan Paloh Hinai, Pekan. Ia juga banyak terdapat di Tasik Chini, Paya Bungor atau Bera. Keli juga menghuni di kuala anak sungai kecil seperti Sungai Lepar di Paloh Hinai hingga ke Jerantut dan Kuala Lipis, selain di Sungai Bera dan Sungai Serting.

Antara jenis-jenis ikan keli yang boleh didapati adalah:-
1. Ikan Keli Kayu
2. Ikan Keli Bunga
3. Ikan Keli Eksotika
4. Ikan Keli Limbat
5. Ikan Keli Mata Kati
6. Ikan Keli Rusia
7. Ikan Keli Afrika
8. Ikan Keli Jeram
9. Ikan Keli Hutan

Perbezaan Jantina Ikan Keli

1. Ciri-ciri induk lele jantan:

- Kepalanya lebih kecil dari induk ikan lele betina.

- Warna kulit dada agak tua bila dibanding induk ikan lele betina.

- Urogenital papilla (kelamin) agak menonjol, memanjang ke arah belakang,
terletak di belakang anus, dan warna kemerahan.

- Gerakannya lincah, tulang kepala pendek dan agak gepeng (depress).

- Perutnya lebih langsing dan kenyal bila dibanding induk ikan lele betina.

- Bila bagian perut di stripping secara manual dari perut ke arah ekor akan
mengeluarkan cairan putih kental (spermatozoa-mani).

- Kulit lebih halus dibanding induk ikan lele betina.


2. Ciri-ciri induk lele betina

- Kepalanya lebih besar dibanding induk lele jantan.

- Warna kulit dada agak terang.

- Urogenital papilla (kelamin) berbentuk oval (bulat daun), berwarna
kemerahan, lubangnya agak lebar dan terletak di belakang anus.

- Gerakannya lambat, tulang kepala pendek dan agak cembung.

-Perutnya lebih gembung dan lunak.

- Bila bagian perut di stripping secara manual dari bagian perut ke arah ekor
akan mengeluarkan cairan kekuning-kuningan (ovum/telur).